Allah berfirman:
“ Sesungguhnya Orang- orang kafir, sama saja bagi mereka, kamu berikan peringatan atau tidak kamu beri peringatan, mereka tidak akan beriman” (Al-baqarah, ayat - 6 ).
Sebelum kita membahas lebih lanjut ayat diatas, marilah kita renungkan arti daripada kafir yang dimaksud oleh Allah dalam ayat ini. Menurut hemat saya, kafir dalam ayat diatas tidak hanya cenderung kepada mereka yag diluar islam, namun hal ini juga termasuk para pemeluk islam sendiri yang kafir dari ajaran- ajaran yang telah ditetapkan islam.
Kita bisa melihat dengan nyata generasi- generasi islam dizaman yang modern ini, dimana mereka melakukan hal-hal yang berada jauh dari anjuran Alqur’an dan sunnah rasul. Kita bisa membaca dan melihat atau mendengar media- media atau secara realita dengan mata kepala kita sendiri dengan apa yang telah dilakukan oleh generasi islam. Ummat islam harus sadar atas dirinya secara pribadi dan golongan bahwa kita adalah penganut agama yang jelas dan menjadi contoh bagi agama yang lain, tapi hal ini akan pupus dengan lahirnya golongan kafir didalam benih agama itu sendiri.
Sindiran ayat diatas sangat halus dan mengajak kita untuk berpikir lebih jernih akan golongan kafir yang termaktub. muslim akan menilai ayat diatas dilayangkan atau ditujukan hanya kepada kaum kafir, katakan saja orang- orang yang tidak memeluk agama islam, yang perlu kita garis bawahi adalah tidak adanya kekhususan kafir dalam ayat tersebut tapi dikuatkan oleh tidak beriman. Jadi disinilah letak pemahaman yang jelas dari ayat diatas bahwa kafir diatas ditujukan bukan hanya untuk mereka non – muslim begitu juga muslimnya.
Pandangan dari sisi lain kita bisa mendapat jawaban yang jelas dimana umumnya kita melihat banyak kalangan non muslim masuk islam, sedangkan kita sendiri beralih ke agama mereka, kenapa? Ini semua disebabkan oleh lemahnya iman kita kepada Allah dan kurangnya pendidikan islam yg kita miliki. Di sisi lain pula banyaknya ummat islam diatas dunia ini merupakan bibit islam secara keturunan alias nihil dalam ilmu hukum islam apalagi membaca Al-qur’an, akibat dari lemahnya pengetahuan berdampak pada iman, jika iman sudah tidak bersahabat maka kafirlah gelar yang disandang oleh generasi kita.
Semua ini pernah kita alami dalam hidup secara individual, keluarga dan lingkungan; kadang keluar kata- kata amarah mencaci maki orang tua, ada juga caci maki tatkala azan, ada juga kalangan muslim tidak pernah kakinya menyentuh mesjid, Masya Allah. Dari kehidupan sehari – hari kita dapat memetik hikmah yang luar biasa untuk dijadikan motivasi hidup dan mutiara hati, intinya dari ayat diatas mengajak kita untuk tau diri dan menata diri agar tidak termasuk dalam golongan kafir yang telah termaktub jelas dalam Alqur’an.
Allahu A’ Lam…
religious quote atau kutipan agama yang diambil dari Al-qur'an, Hadiths,imam empat dan qiyas serta ijma' ulama.
Thursday, July 02, 2009
Tuesday, June 30, 2009
Senyumlah
Perasaan marah dan dendam yang tidak jelas, sering membawa kita kepada hal-hal yang tidak baik, bahkan membuat kita tidak tenang akan adanya perasaan sayap kiri ini. Memikirkan sesuatu yang merugi seperti cemburu, benci dan sirik sering datang kepada setiap individu, kadangkala perasaan ini berteman tampa batas sehingga menimbulkan perbuatan yang sama sekali tidak kita inginkan.
sifat- sifat buruk adalah tipu daya syeitan untuk menarik kita kejalan yang ia senangi, mereka berusaha sekuat mungkin untuk menarik kita ke ideologinya yg penuh kesesatan dan dosa. tapa kita sadari kita telah berada ditempat tersebut, ini semua disebabkan oleh dangkalnya pengetahuan dan kurangnya iman kita dalam membentengi diri kita sendiri. bagaimanakah kita menghapus sifat- sifat yang beraliran sayap kiri ini? Sudah pasti dengan Pengetahuan yang cukup disertai Iman dan Senyum.
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Senyuman kepada saudaramu adalah sedekah".
Dibalik makna senyuman adalah sedekah tersembunyi rahasia yag begitu dahsyat untuk kehidupan kita sehari- hari, dengan senyuman kita akan merasa lapang dada dan ikhlas dengan alam sekitar. Senyuman pula yang merubah semua perasaan musuh hancur seketika, bahkan senyuman mampu menumpas amarah seseorang yang bergebu- gebu untuk berperang. Senyum memiliki hikmah dan sejarah didalam kehidupan manusia.
Senyuman merupakan senjata ampuh dalam segala bidang,contohnya: Bisnis, politik, jodoh dll, coba kita bayangkan jika seseorang yang bekerja dengan perasaan yang penuh benci, kita akan melihat pekerjaannya berantakan dan amburadur, Walhasil nothing. Sebaliknya jika seseorang bekerja dengan senyuman alias ikhlas akan menghasilkan kinerja yang baik dan rapi.
Kita bisa melihat contoh yang lainnnya dari sisi kehidupan kita. coba saja kita rasakan bedanya marah sambil tersenyum dengan marah dihiasi nafsu dan murka yang parah, maka kita akan mendapatkan hasil yang sangat beda. bisa saja kita melihat orang- orang disekitar kita baik dalam bus atau ditempat ramai, perhatikan dengan teliti wajah - wajah mereka yang bersinar dengan berbagai masalah dan pikiran. namun, bagi sang murah senyum mereka akan terlihat lebih segar dan seperti tidak ada masalah sedikitpun yang dipikulnya, walaupun sebenarnya sang murah senyum memiliki masalah dan pikiran dua kali lipat dari yang lainnya.
Senyum adalah anugerah Allah yang diberikan kepada manusia sebagai senjata tangguh, tapi umumnya manusia lupa bahkan berat untuk tersenyum. berpikir secara logika, jika kita tersenyum maka paras yang seram menjadi imut, apalagi jika cantik maka akan memukau setiap insan jika tersenyum. Senyuman adalah hidayah dan karunia yang tidak terhingga untuk kita gunakan dan syukuri, untuk itu mari kita budayakan senyum agar dunia ini dihiasi oleh senyuman dan senyuman bukan perang.
sifat- sifat buruk adalah tipu daya syeitan untuk menarik kita kejalan yang ia senangi, mereka berusaha sekuat mungkin untuk menarik kita ke ideologinya yg penuh kesesatan dan dosa. tapa kita sadari kita telah berada ditempat tersebut, ini semua disebabkan oleh dangkalnya pengetahuan dan kurangnya iman kita dalam membentengi diri kita sendiri. bagaimanakah kita menghapus sifat- sifat yang beraliran sayap kiri ini? Sudah pasti dengan Pengetahuan yang cukup disertai Iman dan Senyum.
Nabi Muhammad s.a.w pernah bersabda: "Senyuman kepada saudaramu adalah sedekah".
Dibalik makna senyuman adalah sedekah tersembunyi rahasia yag begitu dahsyat untuk kehidupan kita sehari- hari, dengan senyuman kita akan merasa lapang dada dan ikhlas dengan alam sekitar. Senyuman pula yang merubah semua perasaan musuh hancur seketika, bahkan senyuman mampu menumpas amarah seseorang yang bergebu- gebu untuk berperang. Senyum memiliki hikmah dan sejarah didalam kehidupan manusia.
Senyuman merupakan senjata ampuh dalam segala bidang,contohnya: Bisnis, politik, jodoh dll, coba kita bayangkan jika seseorang yang bekerja dengan perasaan yang penuh benci, kita akan melihat pekerjaannya berantakan dan amburadur, Walhasil nothing. Sebaliknya jika seseorang bekerja dengan senyuman alias ikhlas akan menghasilkan kinerja yang baik dan rapi.
Kita bisa melihat contoh yang lainnnya dari sisi kehidupan kita. coba saja kita rasakan bedanya marah sambil tersenyum dengan marah dihiasi nafsu dan murka yang parah, maka kita akan mendapatkan hasil yang sangat beda. bisa saja kita melihat orang- orang disekitar kita baik dalam bus atau ditempat ramai, perhatikan dengan teliti wajah - wajah mereka yang bersinar dengan berbagai masalah dan pikiran. namun, bagi sang murah senyum mereka akan terlihat lebih segar dan seperti tidak ada masalah sedikitpun yang dipikulnya, walaupun sebenarnya sang murah senyum memiliki masalah dan pikiran dua kali lipat dari yang lainnya.
Senyum adalah anugerah Allah yang diberikan kepada manusia sebagai senjata tangguh, tapi umumnya manusia lupa bahkan berat untuk tersenyum. berpikir secara logika, jika kita tersenyum maka paras yang seram menjadi imut, apalagi jika cantik maka akan memukau setiap insan jika tersenyum. Senyuman adalah hidayah dan karunia yang tidak terhingga untuk kita gunakan dan syukuri, untuk itu mari kita budayakan senyum agar dunia ini dihiasi oleh senyuman dan senyuman bukan perang.
Sunday, September 30, 2007
Komparatip Agama
By: Dr. Zakir Naik
Islam
Islam adalah agama semitic, dimana memiliki seribu juta lebih pengikut didunia. Arti islam adalah kepatuhan kepada perintah Allah atau kesejahteraan atau keselamatan. Muslim menerima Qur’an sebagai perkataan Allah yang diwahyukan kepada Nabi atau utusan terakhir yang bernama; Muhammad ( PBUH ). Islam menyatakan bahwa Allah mengutus Nabi- Nabi dan rasul sepanjang masa sebagai penyampai pesan dari Allah, dan akan dipertanggung jawabkan dialam baka nantinya. Islam juga beriman dan mempercayai Nabi- Nabi dan rasul yang terdahulu, yang mana dimulai dari Nabi Adam, berkesinambungan kepada Nabi Nuh, Ibrahim, Ismail, Ilyas, Yakob, Musa, Daud, yusuf, Isa dan seterusnya.
Kristen
Kristen adalah agama semitic, dimana dinyatakan akhir- akhir ini memiliki 1.2 milyar pengikut didunia. Agama Kristen mengambil nama dari kata Isa Al- masih atau Kristus ( PBUH ). Kitab suci injil merupakan kitab suci pengikut kristen:
a) Kitab injil terbagi dalam dua bagian, perjanjian lama dan perjanjian baru. Perjanjian lama adalah kitab sucinya kaum Yahudi dan berisi semua catatan Nabi- Nabi bangsa Yahudi yang datang sebelum Nabi Isa ( PBUH ). Sedangkan dalam perjanjian baru berisi semua catatan kehidupan Nabi Isa ( PBUH ).
b) Kitab injil jika dikumpulkan secara lengkap, baik dari perjanjian lama dan Perjanjian baru, berisi atau menjadi 73 buku. Tetapi, kitab injil protestant yang merupakan versi dari King James, hanya berisi 66 buku, dimana mereka menganggap 7 buku dari perjanjian tersebut memuat kebenaran yang sangat diragukan, bahkan sangat diragukan bila ditinjau dari segi kekuasaannya.
Oleh karena itu, perjanjian lama dari katolik, berisi 46 buku dan protestant hanya berisi 39 buku. Tetapi, perjanjian lama dari kedua golongan berisi 27 buku saja.
Judaisme
Judaisme merupakan satu agama yang sangat penting. Para pengikutnya adalah bangsa Yahudi dan mereka percaya akan misi Nabi Musa ( PBUH ).
Hindu
Penganut Agama- agama Aryan yang sangat dikenal adalah Hinduisme. Kata Hindu aslinya berasal dari kata Persia yang penduduknya menempati daerah diluar lembah Indus. Bagaimanapun, menurut pengertian bahasa secara umum, Hindu merupakan sebuah istilah yang melapisi bermacam- macam kepercayaan beragama, dimana mereka berpegang kepada Vedas, Upanishads dan Bhagavad Gita.
Buddha
Gautama Buddha adalah pendiri agama Buddha. Nama aslinya adalah Siddharth ( artinya orang yang ulung atau bijaksan ). Dia juga dipanggil dengan Sakyamuni, yang bisa dikatakan sebagai guru atau orang yang bijaksana didalam suku- bangsa sakya. Gautama lahir ditahun 563 B. C ( sebelum nabi Isa ) didesa Lumbini, berdekatan dengan kampung Kapila Vastu, yang merupakan perbatasan Nepal.
Menurut legenda atau dongeng, seorang ahli nujum berkata kepada raja ( Ayah Gautama ), bahwa anaknya ( Gautama ) yang akan menjadi raja, akan melepaskan takhta dan kemewahan, dimana semuanya ditinggalkan dari 4 peristiwa yang ia lihat: 1.orang tua renta. 2. orang sakit. 3. orang yang berpenyakit. 4. orang mati. Mengetahui hal ini sang Ayah ( raja ), memberikan tempat yang sangat special untuk anaknya/ gautama, dimana diperlengkap dengan semua kebutuhan atau kesenangan duniawi. Gautama menikahi Yasoddhra diusianya yang ke16.
Diusia yang ke29 setelah kelahiran anaknya yang pertama, suatu hari Gautama melihat ke4 peristiwa tersebut. Pengaruh yang sangat kuat dari peristiwa tersebut, membuatnya meninggalkan hal yang bersifat dunia. pada suatu malam ia minggat dari istana, meninggalkan anak dan isteri dan menjadi pengembara yang tak beruang sedikitpun.
Pada permulaannya Gautama mempelajari dan mempraktekkan disiplin Hindu dengan tekun, setelah itu menuju Jainisme. Bertahun- tahun ia menjalankan puasa dengan teliti, disertai dengan kebekuan pembuluh yang luar biasa. Lalu dengan kesadaran bahwa dengan menyiksa tubuh tidak akan membawanya kepada kearifan yang mutlak, Gautama kembali menjalani hidupnya secara normal dan meninggalkan pertapaan.
Diusia yang ke 35, suatu malam tatkala ia duduk dibawah pohon ara raksasa ( Pohon Bodh ), dia menemukan solusi untuk menyelesaikan masalahnya dan merasakan bahwa ia telah mencapai penerangan. Dari hal ini ia dikenal sebagai Gautama ‘’ Buddha’’ atau ‘’ seorang yang bijaksana’’.
Setelah itu, dia menghabiskan 45 dari usianya dengan mengajar kebenaran sebagaimana yang telah ditemukan dan dialaminya. Dia menempuh satu kota ke kota lainya dengan berjalan kaki, tampa bekal apapun melainkan pakaian jubah berwarna kunyit, tongkat dan mangkuk. Gautama meninggal diumur 80 pada tahun 483 Sebelum Nabi Isa.
Buddha terbagi dalam dua golongan yaitu, Hinayana dan Mahayana
Sikhism
Sikhism adalah agama yang Non- semitik, Aryan, dan Non- Vedic. Sikhism adalah agama yang memiliki pengikut besar dan menduduki posisi ke 6 didunia. Seseorang menganggap bahwa Sikhism adalah bagian atau cabang atau pecahan dari Hindu. Sikhism didirikan oleh Guru Nanak diakhir abad 15. Sikhism berasal dari daerah Pakistan dan barat laut India, yang dikenal sebagai Punjab. Guru Nanak lahir dari keluarga Hindu Kshatriya ( kasta pejuang ), akan tetapi sangat dipengaruhi oleh Islam dan Muslim.
Zoroastrianism
Zoroastrianism adalah agama Aryan purbakala, yang berasal dari Persia sekitar 2500 tahun silam. Meskipun secara relatip memiliki pengikut kurang lebih seratus atau tiga puluh ribu didunia, namun Sikhism merupakan salah satu agama yang tertua. Zoroaster adalah pendiri agama ini, yang secara umum dikenal sebagai Parsi-ism. Zoroastrianism juga dikenal sebagai agama penyembah api dan Magianism.
Kitab parsi terdiri dari Dasatir dan Vesta atau Zend- Avesta. Dasatir lebih jauh lagi terbagi dalam dua bagian: Khurda Dasatir dan Kalan Dasatir.
Avesta selanjutnya terbagi dalam Khurda Avesta dan Kalan Avesta, yang juga dikenal sebagai Zend atau Maha- Zend.
Kitab agama Parsis ditemukan dalam dua bahasa: Bahasa Pahlawi ( tulisan Pahlawi yang menyerupai dengan tulisan Persia sekarang ) dan bahasa Zendi. Disamping kedua tulisan ini, ditemukan juga beberapa tulisan kesusasteraan yang tertulis dengan tulisan- tulisan kuno berbentuk baji.
Beberapa Parsis menganggap Zend Avesta lebih asli dari pada Dasatir, sebaliknya ada juga yang menganggap bahwa Dasatirlah yang asli.
Zend Avesta terbagi dalam tiga bagian:
1. bagian yang mengandung Vendid
2. bagian yang memuat Sirozahs, Yashts dan Nyays
3. bagian yang berisikan Gathas, Yasha, Visparad, Afrinagan Gahs dan bermacam- macam.
DASATIR:
Arti Dasatir adalah buku sepuluh bagian. Das artinya sepuluh dan Tir adalah bagian. Dasatir adalah bentuk jamak dari Dastur, dimana berartikan Hukum atau Kode Agama.
Islam
Islam adalah agama semitic, dimana memiliki seribu juta lebih pengikut didunia. Arti islam adalah kepatuhan kepada perintah Allah atau kesejahteraan atau keselamatan. Muslim menerima Qur’an sebagai perkataan Allah yang diwahyukan kepada Nabi atau utusan terakhir yang bernama; Muhammad ( PBUH ). Islam menyatakan bahwa Allah mengutus Nabi- Nabi dan rasul sepanjang masa sebagai penyampai pesan dari Allah, dan akan dipertanggung jawabkan dialam baka nantinya. Islam juga beriman dan mempercayai Nabi- Nabi dan rasul yang terdahulu, yang mana dimulai dari Nabi Adam, berkesinambungan kepada Nabi Nuh, Ibrahim, Ismail, Ilyas, Yakob, Musa, Daud, yusuf, Isa dan seterusnya.
Kristen
Kristen adalah agama semitic, dimana dinyatakan akhir- akhir ini memiliki 1.2 milyar pengikut didunia. Agama Kristen mengambil nama dari kata Isa Al- masih atau Kristus ( PBUH ). Kitab suci injil merupakan kitab suci pengikut kristen:
a) Kitab injil terbagi dalam dua bagian, perjanjian lama dan perjanjian baru. Perjanjian lama adalah kitab sucinya kaum Yahudi dan berisi semua catatan Nabi- Nabi bangsa Yahudi yang datang sebelum Nabi Isa ( PBUH ). Sedangkan dalam perjanjian baru berisi semua catatan kehidupan Nabi Isa ( PBUH ).
b) Kitab injil jika dikumpulkan secara lengkap, baik dari perjanjian lama dan Perjanjian baru, berisi atau menjadi 73 buku. Tetapi, kitab injil protestant yang merupakan versi dari King James, hanya berisi 66 buku, dimana mereka menganggap 7 buku dari perjanjian tersebut memuat kebenaran yang sangat diragukan, bahkan sangat diragukan bila ditinjau dari segi kekuasaannya.
Oleh karena itu, perjanjian lama dari katolik, berisi 46 buku dan protestant hanya berisi 39 buku. Tetapi, perjanjian lama dari kedua golongan berisi 27 buku saja.
Judaisme
Judaisme merupakan satu agama yang sangat penting. Para pengikutnya adalah bangsa Yahudi dan mereka percaya akan misi Nabi Musa ( PBUH ).
Hindu
Penganut Agama- agama Aryan yang sangat dikenal adalah Hinduisme. Kata Hindu aslinya berasal dari kata Persia yang penduduknya menempati daerah diluar lembah Indus. Bagaimanapun, menurut pengertian bahasa secara umum, Hindu merupakan sebuah istilah yang melapisi bermacam- macam kepercayaan beragama, dimana mereka berpegang kepada Vedas, Upanishads dan Bhagavad Gita.
Buddha
Gautama Buddha adalah pendiri agama Buddha. Nama aslinya adalah Siddharth ( artinya orang yang ulung atau bijaksan ). Dia juga dipanggil dengan Sakyamuni, yang bisa dikatakan sebagai guru atau orang yang bijaksana didalam suku- bangsa sakya. Gautama lahir ditahun 563 B. C ( sebelum nabi Isa ) didesa Lumbini, berdekatan dengan kampung Kapila Vastu, yang merupakan perbatasan Nepal.
Menurut legenda atau dongeng, seorang ahli nujum berkata kepada raja ( Ayah Gautama ), bahwa anaknya ( Gautama ) yang akan menjadi raja, akan melepaskan takhta dan kemewahan, dimana semuanya ditinggalkan dari 4 peristiwa yang ia lihat: 1.orang tua renta. 2. orang sakit. 3. orang yang berpenyakit. 4. orang mati. Mengetahui hal ini sang Ayah ( raja ), memberikan tempat yang sangat special untuk anaknya/ gautama, dimana diperlengkap dengan semua kebutuhan atau kesenangan duniawi. Gautama menikahi Yasoddhra diusianya yang ke16.
Diusia yang ke29 setelah kelahiran anaknya yang pertama, suatu hari Gautama melihat ke4 peristiwa tersebut. Pengaruh yang sangat kuat dari peristiwa tersebut, membuatnya meninggalkan hal yang bersifat dunia. pada suatu malam ia minggat dari istana, meninggalkan anak dan isteri dan menjadi pengembara yang tak beruang sedikitpun.
Pada permulaannya Gautama mempelajari dan mempraktekkan disiplin Hindu dengan tekun, setelah itu menuju Jainisme. Bertahun- tahun ia menjalankan puasa dengan teliti, disertai dengan kebekuan pembuluh yang luar biasa. Lalu dengan kesadaran bahwa dengan menyiksa tubuh tidak akan membawanya kepada kearifan yang mutlak, Gautama kembali menjalani hidupnya secara normal dan meninggalkan pertapaan.
Diusia yang ke 35, suatu malam tatkala ia duduk dibawah pohon ara raksasa ( Pohon Bodh ), dia menemukan solusi untuk menyelesaikan masalahnya dan merasakan bahwa ia telah mencapai penerangan. Dari hal ini ia dikenal sebagai Gautama ‘’ Buddha’’ atau ‘’ seorang yang bijaksana’’.
Setelah itu, dia menghabiskan 45 dari usianya dengan mengajar kebenaran sebagaimana yang telah ditemukan dan dialaminya. Dia menempuh satu kota ke kota lainya dengan berjalan kaki, tampa bekal apapun melainkan pakaian jubah berwarna kunyit, tongkat dan mangkuk. Gautama meninggal diumur 80 pada tahun 483 Sebelum Nabi Isa.
Buddha terbagi dalam dua golongan yaitu, Hinayana dan Mahayana
Sikhism
Sikhism adalah agama yang Non- semitik, Aryan, dan Non- Vedic. Sikhism adalah agama yang memiliki pengikut besar dan menduduki posisi ke 6 didunia. Seseorang menganggap bahwa Sikhism adalah bagian atau cabang atau pecahan dari Hindu. Sikhism didirikan oleh Guru Nanak diakhir abad 15. Sikhism berasal dari daerah Pakistan dan barat laut India, yang dikenal sebagai Punjab. Guru Nanak lahir dari keluarga Hindu Kshatriya ( kasta pejuang ), akan tetapi sangat dipengaruhi oleh Islam dan Muslim.
Zoroastrianism
Zoroastrianism adalah agama Aryan purbakala, yang berasal dari Persia sekitar 2500 tahun silam. Meskipun secara relatip memiliki pengikut kurang lebih seratus atau tiga puluh ribu didunia, namun Sikhism merupakan salah satu agama yang tertua. Zoroaster adalah pendiri agama ini, yang secara umum dikenal sebagai Parsi-ism. Zoroastrianism juga dikenal sebagai agama penyembah api dan Magianism.
Kitab parsi terdiri dari Dasatir dan Vesta atau Zend- Avesta. Dasatir lebih jauh lagi terbagi dalam dua bagian: Khurda Dasatir dan Kalan Dasatir.
Avesta selanjutnya terbagi dalam Khurda Avesta dan Kalan Avesta, yang juga dikenal sebagai Zend atau Maha- Zend.
Kitab agama Parsis ditemukan dalam dua bahasa: Bahasa Pahlawi ( tulisan Pahlawi yang menyerupai dengan tulisan Persia sekarang ) dan bahasa Zendi. Disamping kedua tulisan ini, ditemukan juga beberapa tulisan kesusasteraan yang tertulis dengan tulisan- tulisan kuno berbentuk baji.
Beberapa Parsis menganggap Zend Avesta lebih asli dari pada Dasatir, sebaliknya ada juga yang menganggap bahwa Dasatirlah yang asli.
Zend Avesta terbagi dalam tiga bagian:
1. bagian yang mengandung Vendid
2. bagian yang memuat Sirozahs, Yashts dan Nyays
3. bagian yang berisikan Gathas, Yasha, Visparad, Afrinagan Gahs dan bermacam- macam.
DASATIR:
Arti Dasatir adalah buku sepuluh bagian. Das artinya sepuluh dan Tir adalah bagian. Dasatir adalah bentuk jamak dari Dastur, dimana berartikan Hukum atau Kode Agama.
Friday, September 28, 2007
Kategori agama- agama besar didunia
BY: Dr. Zakir Naik
Agama- agama didunia bisa secara luas dikategorikan dalam agama semitic dan non- semitic. Agama non- semitic terbagi dalam agama Aryan dan Non- Aryan.
Agama- agama semitic
Agama- agama semitic adalah agama yang berasal dari bangsa semit. Menurut Bible atau kitab injil nabi Nuh mempunyai anak yang bernama atau dipanggil Shem / Syam. Keturunan dari Syam inilah diketahui sebagai bangsa semit. Oleh karena itu agama- agama semitic merupakan agama yang berasal dari Bangsa Yahudi, Arab, Assyrian dan Phoenicians. Agama- agama semitic adalah agama yang dianut oleh Yahudi, Kristen dan islam. Semua agama ini merupakan agama yang bersifat ramalan dimana mempercayai pimpinan yang diutus oleh Tuhan melalui perantaraan Nabi – Nabi.
Agama- agama non- semitic
Agama- agama non- semitic lebih lanjut dibagi lagi dalam Aryan dan non- Aryan:
Agama- agama Aryan
Agama- agama Aryan adalah agama yang berasal dari bangsa Aryan, dimana satu kelompok yang sangat kuat dari Indo- European yang berdakwah secara universal melalui Iran dan selatan India pada masa pertengahan menghampiri millennium kedua sebelum nabi Isa ( 2000 hingga 1500 BC ).
Agama Aryan lebih lanjutnya terbagi lagi dalam golongan Vedic dan non- Vedic. Agama Vedic cenderung diketahui sebagai Hindu atau Brahminism. Sedangkan non- Vedic adalah Sikhism, Buddha dan Jainism dan lain – lain.
Hampir semua agama- agama Aryan tidak menganut kepercayaan kepada Ramalan atau Nabi- Nabi.
Sedangkan Zoroastrianism adalah agama Aryan yang beraliran non- Vedic, dimana ia tidak berasosiasi dengan Hindu. Ia menegaskan sebagai agama yang percaya akan Ramalan dan Nabi- nabi.
Agama- agama non- Aryan
Agama- agama non- Aryan memiliki bermacam- macam asal- usul. Confucianism dan Taoism berasal dari China, sedangkan Shintoism bersumber dari Jepang.
Kebanyakan agama- agama non- Aryan ini tidak memiliki konsep ketuhanan. Mereka lebih suka memakai sistem etika sebagai kebaikan agama, atau mereka memahami bahwa etika itu lebih baik dari pada agama.
Agama- agama didunia bisa secara luas dikategorikan dalam agama semitic dan non- semitic. Agama non- semitic terbagi dalam agama Aryan dan Non- Aryan.
Agama- agama semitic
Agama- agama semitic adalah agama yang berasal dari bangsa semit. Menurut Bible atau kitab injil nabi Nuh mempunyai anak yang bernama atau dipanggil Shem / Syam. Keturunan dari Syam inilah diketahui sebagai bangsa semit. Oleh karena itu agama- agama semitic merupakan agama yang berasal dari Bangsa Yahudi, Arab, Assyrian dan Phoenicians. Agama- agama semitic adalah agama yang dianut oleh Yahudi, Kristen dan islam. Semua agama ini merupakan agama yang bersifat ramalan dimana mempercayai pimpinan yang diutus oleh Tuhan melalui perantaraan Nabi – Nabi.
Agama- agama non- semitic
Agama- agama non- semitic lebih lanjut dibagi lagi dalam Aryan dan non- Aryan:
Agama- agama Aryan
Agama- agama Aryan adalah agama yang berasal dari bangsa Aryan, dimana satu kelompok yang sangat kuat dari Indo- European yang berdakwah secara universal melalui Iran dan selatan India pada masa pertengahan menghampiri millennium kedua sebelum nabi Isa ( 2000 hingga 1500 BC ).
Agama Aryan lebih lanjutnya terbagi lagi dalam golongan Vedic dan non- Vedic. Agama Vedic cenderung diketahui sebagai Hindu atau Brahminism. Sedangkan non- Vedic adalah Sikhism, Buddha dan Jainism dan lain – lain.
Hampir semua agama- agama Aryan tidak menganut kepercayaan kepada Ramalan atau Nabi- Nabi.
Sedangkan Zoroastrianism adalah agama Aryan yang beraliran non- Vedic, dimana ia tidak berasosiasi dengan Hindu. Ia menegaskan sebagai agama yang percaya akan Ramalan dan Nabi- nabi.
Agama- agama non- Aryan
Agama- agama non- Aryan memiliki bermacam- macam asal- usul. Confucianism dan Taoism berasal dari China, sedangkan Shintoism bersumber dari Jepang.
Kebanyakan agama- agama non- Aryan ini tidak memiliki konsep ketuhanan. Mereka lebih suka memakai sistem etika sebagai kebaikan agama, atau mereka memahami bahwa etika itu lebih baik dari pada agama.
Tuesday, November 21, 2006
Akhlakul Karimah
By: M. Tasar Karimuddin
Pada suatu hari ketika Sayidah ‘Aisyah R.’ Anha ditanya:
‘’ Bagaimanakah budi pekerti Nabi Muhammad S. A. W. ‘’
Beliau Menjawab:
Budi pekerti beliau s. a. w. itu adalah persis seperti AL- Qur’an.
( diriwayatkan oleh Imam- Imam Muslim, Abu Dawud dan lain- lain dan merupakan hadith shahih dari ‘Aisyah ).
Dari Hadith diatas dapat kita cerna bahwa akhlak Rasulullah adalah Al- Qur’an, bisa kita simpulkan bahwa Nabi Muhammad adalah Al- Qur’an yang berjalan. Setiap tindak- tinduk sehari- hari beliau berjalan seperti termaktub dalam kitab suci.
Pergaulan, sikap, cara berbicara, canda dan lainnya semuanya terarah layaknya perintah sang Khaliq, dari sini kita bisa mengetahui bahwa setiap kehidupan Baginda Rasul diiringi oleh ayat suci dan bakti Beliau terhadap Allah.
Namun, sayangnya ummat islam sekarang ini telah melupakan hal tersebut, semua tingkah- laku kita telah teracuni dengan kebudayaan yang jelas merusak moral. Bila kita mau dan ingin meraih kesenangan hidup ini, maka ikutilah porsi Rasulullah dalam melalui hari demi hari.
Jika Kalamullah kita jadikan pedoman hidup kita dalam segala bidang, insya Allah kita akan meraih segala kesenangan yang tiada terkira. Kita tau bagaimana Rasulullah sederhana dimasa kehidupannya, dimana hal ini tidak bertanda bahwa beliau miskin, akan tetapi kaya dengan dunia yang mencintainya dan dirindukan oleh syurga.
Marilah kita kaji ulang dan merenungi segala kebiasaan islam pada masa Beliau, dan mari kita jadikan sebagai tombak hidup dalam diri kita, Semoga Allah melindungi kita semua. Amin.
Pada suatu hari ketika Sayidah ‘Aisyah R.’ Anha ditanya:
‘’ Bagaimanakah budi pekerti Nabi Muhammad S. A. W. ‘’
Beliau Menjawab:
Budi pekerti beliau s. a. w. itu adalah persis seperti AL- Qur’an.
( diriwayatkan oleh Imam- Imam Muslim, Abu Dawud dan lain- lain dan merupakan hadith shahih dari ‘Aisyah ).
Dari Hadith diatas dapat kita cerna bahwa akhlak Rasulullah adalah Al- Qur’an, bisa kita simpulkan bahwa Nabi Muhammad adalah Al- Qur’an yang berjalan. Setiap tindak- tinduk sehari- hari beliau berjalan seperti termaktub dalam kitab suci.
Pergaulan, sikap, cara berbicara, canda dan lainnya semuanya terarah layaknya perintah sang Khaliq, dari sini kita bisa mengetahui bahwa setiap kehidupan Baginda Rasul diiringi oleh ayat suci dan bakti Beliau terhadap Allah.
Namun, sayangnya ummat islam sekarang ini telah melupakan hal tersebut, semua tingkah- laku kita telah teracuni dengan kebudayaan yang jelas merusak moral. Bila kita mau dan ingin meraih kesenangan hidup ini, maka ikutilah porsi Rasulullah dalam melalui hari demi hari.
Jika Kalamullah kita jadikan pedoman hidup kita dalam segala bidang, insya Allah kita akan meraih segala kesenangan yang tiada terkira. Kita tau bagaimana Rasulullah sederhana dimasa kehidupannya, dimana hal ini tidak bertanda bahwa beliau miskin, akan tetapi kaya dengan dunia yang mencintainya dan dirindukan oleh syurga.
Marilah kita kaji ulang dan merenungi segala kebiasaan islam pada masa Beliau, dan mari kita jadikan sebagai tombak hidup dalam diri kita, Semoga Allah melindungi kita semua. Amin.
Monday, November 20, 2006
Sedekah
BY: M. Tasar Karimuddin
Rasulullah s. a. w bersabda:
Barang siapa yang menanam suatu tanaman, kemudian ada burung atau siapapun yang mencari rezeki, yang makan dari tanaman itu, maka bagi penanam tersebut adalah sebagai sedekah.’’Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ibnu Khuzaimah.’
Hadits diatas kita dapat memahami bahwa setiap tanaman yang kita tanam kemudian bila saja Makhluk didunia ini memakannya, maka sedekahkanlah tanaman tersebut. Karna setiap tanaman tersebut akan berdo’a untuk kita pada Allah S. W. T.
Sedekah satu kata yang mudah dan akrab ditelinga kita muslim, tapi untuk melakukan hal tersebut bukanlah mudah. Manusia umumnya telah terpesona dengan harta, kilauan dunia hingga lupa dan sulit untuk bersedekah.
Kadangkala manusia takut mengeluarkan secuil uang saku, dimana ia merasa uang recehan tersebut akan dibutuhkan nantinya. Sifat seperti ini perlu kita lawan
disetiap diri kita, perlu kita ketahui bahwa sekecil apapun sedekah kita, maka Allah akan membalasnya lebih dari apa yang kita sedekahkan.
Bila kita hendak mensedekahkan sesuatu, maka sedekahkanlah dengan niat karna Allah, namun bila saja hati kita berat untuk mensedekahkan sesuatu, maka keimanan anda terhadap Allah telah berkurang.
Mengapa kita harus takut dengan bersedekah akan mengurangi harta milik kita, dan mengapa harus gundah akan hal tersebut. Kita perlu memikirkan bahwa lahirnya kita kedunia ini tampa memiliki harta apapun, namun pantaskah kita berbangga dan berlaku sombong dengan harta yang kita miliki.
Segala yang kita miliki didunia ini, baik harta, kesenangan dan lain sebagainya merupakan titipan yang diberikan oleh Allah kepada kita. Bahkan kehidupan kita pun merupakan amanat dari Allah sesuai dengan perjanjian yang telah kita setujui didunia rahim ibu, Pantaskah kita ragu akan janjiNYA???
Saya optimis bila saja kita muslim ringan tangan dalam hal tolong- menolong dan ringan dalam segala hal, maka tidak akan ada didunia ini pengemis atau anak jalanan yang terlantar. Namun musibah telah menimpa ummat islam dimana hal tolong menolong merupakan hal yang terbelakang, Alhasil lihatlah kondisi ummat islam dewasa ini.
Maka dari itu marilah kita meringankan tangan dan tubuh bahu- membahu untuk meraih kesejahteraan yang tiada kita dapati didunia ini. Ingatlah bahwa Baginda Rasululullah s. a. w seorang tokoh yang sangat senang bersedekah, mudah- mudahan kita memiliki sifat tersebut dan kelak bisa bersama Beliau. Amin.
Rasulullah s. a. w bersabda:
Barang siapa yang menanam suatu tanaman, kemudian ada burung atau siapapun yang mencari rezeki, yang makan dari tanaman itu, maka bagi penanam tersebut adalah sebagai sedekah.’’Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Ibnu Khuzaimah.’
Hadits diatas kita dapat memahami bahwa setiap tanaman yang kita tanam kemudian bila saja Makhluk didunia ini memakannya, maka sedekahkanlah tanaman tersebut. Karna setiap tanaman tersebut akan berdo’a untuk kita pada Allah S. W. T.
Sedekah satu kata yang mudah dan akrab ditelinga kita muslim, tapi untuk melakukan hal tersebut bukanlah mudah. Manusia umumnya telah terpesona dengan harta, kilauan dunia hingga lupa dan sulit untuk bersedekah.
Kadangkala manusia takut mengeluarkan secuil uang saku, dimana ia merasa uang recehan tersebut akan dibutuhkan nantinya. Sifat seperti ini perlu kita lawan
disetiap diri kita, perlu kita ketahui bahwa sekecil apapun sedekah kita, maka Allah akan membalasnya lebih dari apa yang kita sedekahkan.
Bila kita hendak mensedekahkan sesuatu, maka sedekahkanlah dengan niat karna Allah, namun bila saja hati kita berat untuk mensedekahkan sesuatu, maka keimanan anda terhadap Allah telah berkurang.
Mengapa kita harus takut dengan bersedekah akan mengurangi harta milik kita, dan mengapa harus gundah akan hal tersebut. Kita perlu memikirkan bahwa lahirnya kita kedunia ini tampa memiliki harta apapun, namun pantaskah kita berbangga dan berlaku sombong dengan harta yang kita miliki.
Segala yang kita miliki didunia ini, baik harta, kesenangan dan lain sebagainya merupakan titipan yang diberikan oleh Allah kepada kita. Bahkan kehidupan kita pun merupakan amanat dari Allah sesuai dengan perjanjian yang telah kita setujui didunia rahim ibu, Pantaskah kita ragu akan janjiNYA???
Saya optimis bila saja kita muslim ringan tangan dalam hal tolong- menolong dan ringan dalam segala hal, maka tidak akan ada didunia ini pengemis atau anak jalanan yang terlantar. Namun musibah telah menimpa ummat islam dimana hal tolong menolong merupakan hal yang terbelakang, Alhasil lihatlah kondisi ummat islam dewasa ini.
Maka dari itu marilah kita meringankan tangan dan tubuh bahu- membahu untuk meraih kesejahteraan yang tiada kita dapati didunia ini. Ingatlah bahwa Baginda Rasululullah s. a. w seorang tokoh yang sangat senang bersedekah, mudah- mudahan kita memiliki sifat tersebut dan kelak bisa bersama Beliau. Amin.
Saturday, September 16, 2006
Anak Yatim
By: M. Tasar Karimuddin
Rasulullah S A W bersabda: Saya dan orang yang menanggung ( memelihara ) anak yatim.
Ada disorga bagaikan ini, seraya beliau memberi isyarat
dengan jari telunjuk dan jari tengah dan beliau
merentangkan kedua jarinya itu.
( HR. Bukhari )
Hadits diatas sangat mudah untuk kita pahami bersama, Rasulullah mengatakan kepada kita jaminan bagi orang- orang yang memelihara anak yatim. Pesan beliau diatas laksana menyuruh kita ummat islam untuk menjaga anak yatim, akan tetapi hal ini telah kita kesampingkan. Banyak dari kita yang mengacuhkan anak yatim, buktinya asrama yatim piatu banyak yang terabaikan.
coba saja kita pikirkan secara jernih akan pesan beliau, jika kita mau untuk memelihara anak yatim perindividu satu atau dua yatim maka kata- kata pengemis tidak akan lahir didunia ini. Coba saja liat disekitar kita berapa banyak anak- anak yang menjadi peminta, dan pernahkah kita berpikir untuk memungutnya.
Ummat Islam dewasa ini terlalu mengedepankan hartanya, sehigga mereka berpikir jika memelihara satu yatim akan mengurangi kekayaanya. Padahal Allah akan menambah dan akan membuka reseki yang lebih luas kepadanya, perhatikan saja kehidupan orang- orang yang memelihara anak yatim.
Dengan pesan beliau diatas marilah kita membenah diri untuk menjaga dan mendidik anak yatim, karna dengan adanya kepedulian kita terhadap mereka akan membuat kita semakin taqwa dan mengerti apa yang diderita oleh seorang anak yang hidup tampa orang tuanya. Jika kita telah memiliki momongan dan kondisi ekonomi masih memungkinkan untuk mengadopsi anak, maka lakukanlah karna dengan ini kita akan melepaskan beban yang ditanggung oleh dunia.
Semoga Allah memberkahi kita, Amin.....
Rasulullah S A W bersabda: Saya dan orang yang menanggung ( memelihara ) anak yatim.
Ada disorga bagaikan ini, seraya beliau memberi isyarat
dengan jari telunjuk dan jari tengah dan beliau
merentangkan kedua jarinya itu.
( HR. Bukhari )
Hadits diatas sangat mudah untuk kita pahami bersama, Rasulullah mengatakan kepada kita jaminan bagi orang- orang yang memelihara anak yatim. Pesan beliau diatas laksana menyuruh kita ummat islam untuk menjaga anak yatim, akan tetapi hal ini telah kita kesampingkan. Banyak dari kita yang mengacuhkan anak yatim, buktinya asrama yatim piatu banyak yang terabaikan.
coba saja kita pikirkan secara jernih akan pesan beliau, jika kita mau untuk memelihara anak yatim perindividu satu atau dua yatim maka kata- kata pengemis tidak akan lahir didunia ini. Coba saja liat disekitar kita berapa banyak anak- anak yang menjadi peminta, dan pernahkah kita berpikir untuk memungutnya.
Ummat Islam dewasa ini terlalu mengedepankan hartanya, sehigga mereka berpikir jika memelihara satu yatim akan mengurangi kekayaanya. Padahal Allah akan menambah dan akan membuka reseki yang lebih luas kepadanya, perhatikan saja kehidupan orang- orang yang memelihara anak yatim.
Dengan pesan beliau diatas marilah kita membenah diri untuk menjaga dan mendidik anak yatim, karna dengan adanya kepedulian kita terhadap mereka akan membuat kita semakin taqwa dan mengerti apa yang diderita oleh seorang anak yang hidup tampa orang tuanya. Jika kita telah memiliki momongan dan kondisi ekonomi masih memungkinkan untuk mengadopsi anak, maka lakukanlah karna dengan ini kita akan melepaskan beban yang ditanggung oleh dunia.
Semoga Allah memberkahi kita, Amin.....
Thursday, August 31, 2006
Taubat
BY: M. Tasar Karimuddin
Baginda Rasulullah S A W bersabda:
Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah, sesungguhnya aku
Bertaubat dalam sehari sebanyak seratus kali.
( H. R. Muslim )
Taubat adalah satu kata yang sering kita dengar, para penda’i kondang dari berbagai Negara dan bahasa selalu berkoar- koar mengingatkan kita akan hal ini. Tapi sayangnya nasehat itu berlalu layaknya hembusan angin menyapa alam, kesadaran yang bersifat sementara selalu menyertai kita dalam memahami taubat.
Taubat dari dosa ataupun taubat dari segala kekhilafan yang ada merupakan hal yang tak asing, akan tetapi konsisten dalam berdiri diposisi taubat tersebut bukan hal yang mudah. Taubat yang sering kita lakukan bersifat butuh, terjepit, menderita dan sebagainya, namun bila hasrat telah terpenuhi rasa taubat terabaikan.
Taubat juga bisa diartikan sebagai mengingat, bisa juga diartikan meninggalkan hal yang buruk meniti kepada kebaikan. Meniggalkan semua kemungkaran tampa sedikitpun berusaha menoleh padanya, dimana taubat yang seperti inilah yang di inginkan Allah.
Rasulullah dalam sehari bertaubat sebanyak seratus kali, dan kononnya hal ini dikuatkan dengan ceritanya para sahabat. Dimanapun Rasul berada tidaklah pernah luput ucapannya selain memuji Allah S. W. T. Katakan saja kita belum mampu bertaubat seperti beliau, namun sangatlah elok jika kita selalu menunaikan shalat Sehari- semalam lima waktu. Dengan ibadah wajib tersebut sedikit demi sedikit akan menuntun kita kejalan yang benar, jika yang lima masih ajak- ajakan bagaimana menuju yang seratus kali.
Ingatlah islam itu tidak mempersulit akan tetapi mempermudah!!!!!
Baginda Rasulullah S A W bersabda:
Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah, sesungguhnya aku
Bertaubat dalam sehari sebanyak seratus kali.
( H. R. Muslim )
Taubat adalah satu kata yang sering kita dengar, para penda’i kondang dari berbagai Negara dan bahasa selalu berkoar- koar mengingatkan kita akan hal ini. Tapi sayangnya nasehat itu berlalu layaknya hembusan angin menyapa alam, kesadaran yang bersifat sementara selalu menyertai kita dalam memahami taubat.
Taubat dari dosa ataupun taubat dari segala kekhilafan yang ada merupakan hal yang tak asing, akan tetapi konsisten dalam berdiri diposisi taubat tersebut bukan hal yang mudah. Taubat yang sering kita lakukan bersifat butuh, terjepit, menderita dan sebagainya, namun bila hasrat telah terpenuhi rasa taubat terabaikan.
Taubat juga bisa diartikan sebagai mengingat, bisa juga diartikan meninggalkan hal yang buruk meniti kepada kebaikan. Meniggalkan semua kemungkaran tampa sedikitpun berusaha menoleh padanya, dimana taubat yang seperti inilah yang di inginkan Allah.
Rasulullah dalam sehari bertaubat sebanyak seratus kali, dan kononnya hal ini dikuatkan dengan ceritanya para sahabat. Dimanapun Rasul berada tidaklah pernah luput ucapannya selain memuji Allah S. W. T. Katakan saja kita belum mampu bertaubat seperti beliau, namun sangatlah elok jika kita selalu menunaikan shalat Sehari- semalam lima waktu. Dengan ibadah wajib tersebut sedikit demi sedikit akan menuntun kita kejalan yang benar, jika yang lima masih ajak- ajakan bagaimana menuju yang seratus kali.
Ingatlah islam itu tidak mempersulit akan tetapi mempermudah!!!!!
Tuesday, August 29, 2006
Kecintaan Allah Terhadap Satu Kaum
By: M. Tasar Karimuddin
Rasulullah S A W bersabda:
"Sesungguhnya besarnya pahala itu tergantung pada
Besarnya ujian, dan sesungguhnya Allah itu bila
Mencintai kaum, maka Allah mengujinya. Barang
Siapa yang ridho, mendapat keridhoan Allah, siapa
Yang murka, mendapat murka Allah".
( H. R. Tirmidzi )
Dari hadits diatas dapat kita cerna sesungguhnya ujian yang besar, akan menghasilkan imbalan yang besar pula, itupun jika kita menghadapinya dengan kesabaran dan taqwa. Tanyalah diri kita? Apakaah kita menghadapi setiap ujian dengan rasa kesabaran, atau sebaliknya.
Kesabaran yang ada pada diri kita merupakan satu sifat yang di cintai oleh Allah. Kenapa Rasulullah mendapat gelar sebagai habibullah?, jika ditilik secara histories karena kesabaran beliaulah gelar itu datang. Bersikap sabar akan segala ujian layaknya Baginda Rasul belumlah bisa untuk kita duduki, tapi tidaklah sia- sia bila kita mencoba dan berusaha.
Allah menguji hambanya bisa dikategorikan sebagai teguran, sedangkan disisi lain bersifat kecintaan Allah kepada hambaNYA. Ujian yang bersifat teguran bisa ditilik melalui tindak- tanduk hamba itu sendiri, jika hobinya mengingkari perintah Allah maka ujian yang datang bersifat teguran. Jika kita merasa tidak ingkar dalam perintahNYA, maka berbanggalah dan bersabarlah menghadapi ujian tersebut, karena Allah mencintai kita.
Jika kita mendapat suatu ujian, cobaan dan musibah maka lapangkan hati kita, mohon petunjuk dariNYA. Semua ujian datang dari Allah, dan janganlah pernah meminta petunjuk selain dari pada Allah.
Ujian bagi pengingkar perintah Allah merupakan isyarat supaya mereka kembali kejalan yang benar, dan bersyukurlah karena Allah masih melirik dan mengasihanimu. Sedangkan ujian bagi orang- orang beriman, merupakan uji coba seberapa jauh keimanannya atau kecintaannya kepada Allah S. W. T.
Semoga bermanfaat!!!!!
Rasulullah S A W bersabda:
"Sesungguhnya besarnya pahala itu tergantung pada
Besarnya ujian, dan sesungguhnya Allah itu bila
Mencintai kaum, maka Allah mengujinya. Barang
Siapa yang ridho, mendapat keridhoan Allah, siapa
Yang murka, mendapat murka Allah".
( H. R. Tirmidzi )
Dari hadits diatas dapat kita cerna sesungguhnya ujian yang besar, akan menghasilkan imbalan yang besar pula, itupun jika kita menghadapinya dengan kesabaran dan taqwa. Tanyalah diri kita? Apakaah kita menghadapi setiap ujian dengan rasa kesabaran, atau sebaliknya.
Kesabaran yang ada pada diri kita merupakan satu sifat yang di cintai oleh Allah. Kenapa Rasulullah mendapat gelar sebagai habibullah?, jika ditilik secara histories karena kesabaran beliaulah gelar itu datang. Bersikap sabar akan segala ujian layaknya Baginda Rasul belumlah bisa untuk kita duduki, tapi tidaklah sia- sia bila kita mencoba dan berusaha.
Allah menguji hambanya bisa dikategorikan sebagai teguran, sedangkan disisi lain bersifat kecintaan Allah kepada hambaNYA. Ujian yang bersifat teguran bisa ditilik melalui tindak- tanduk hamba itu sendiri, jika hobinya mengingkari perintah Allah maka ujian yang datang bersifat teguran. Jika kita merasa tidak ingkar dalam perintahNYA, maka berbanggalah dan bersabarlah menghadapi ujian tersebut, karena Allah mencintai kita.
Jika kita mendapat suatu ujian, cobaan dan musibah maka lapangkan hati kita, mohon petunjuk dariNYA. Semua ujian datang dari Allah, dan janganlah pernah meminta petunjuk selain dari pada Allah.
Ujian bagi pengingkar perintah Allah merupakan isyarat supaya mereka kembali kejalan yang benar, dan bersyukurlah karena Allah masih melirik dan mengasihanimu. Sedangkan ujian bagi orang- orang beriman, merupakan uji coba seberapa jauh keimanannya atau kecintaannya kepada Allah S. W. T.
Semoga bermanfaat!!!!!
Monday, August 28, 2006
Menjadi Penengah
BY: M. Tasar Karimuddin
Kutipan Hadits- Hadits Shahih.
Suatu hari Rasulullah S A W duduk bersama para sahabat layaknya majelis pengajian, kala itu baginda Rasul bersabda:
" Maukah aku beritahukan kepadamu perkara yang
lebih utama dari puasa, shalat, dan sedekah?
Sahabat menjawab" tentu mau!!!! Sabda Nabi:
" Yaitu mendamaikan diantara kamu, karena rusaknya
perdamaian diantara kamu adalah menjadi pencukur
yakni perusak agama".
( H. R. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Kehidupan kita dewasa ini sering dihantui dengan permusuhan, perang dan sebagainya. Perang yang terus menghujani bumi yang suci ini bagaikan petaka yang tak habis- habisnya. Syeitan yang berbajukan manusia bernafsu menguasai dunia, unjuk gigi dengan peralatan super canggih telah menutup mata hatinya mereka.
Beberapa media baik koran, televisi sangat bersahabat dalam memberikan informasi untuk kita cermati. Tayangan perang ditelevisi kita jadikan sebagai hiburan, sedangkan tulisan di beberapa media cetak menjadi bacaan harian belaka. Mengapa kita tidak berusaha untuk menjadi penengah dalam hal tersebut, mendamaikan mereka yang bertikai lebih mulia dari pada menjadi penonton dibalik layar, bahkan Rasul mengatakan kemulian menjadi penengah itu melebihi puasa, shalat dan sedekah.
Menjadi penengah di kalangan mereka yang bertikai, memang hal yang sulit dan harus melalui berbagai jalan yang pelik. Tapi apa salahnya jika kita mencoba dan berusaha menciptakan perdamaian, bukankah Allah bersama kita lantas mengapa manusia yang harus kita takuti.
Harapan kita kepada para pemimpin, agar bisa menjadi penengah bagi setiap Negara yang bertikai bukan sebaliknya. Jadikanlah Negara kita, Negara yang cinta damai berdiri tegak laksana awan tampa tiang.
Allahu 'alam.
Kutipan Hadits- Hadits Shahih.
Suatu hari Rasulullah S A W duduk bersama para sahabat layaknya majelis pengajian, kala itu baginda Rasul bersabda:
" Maukah aku beritahukan kepadamu perkara yang
lebih utama dari puasa, shalat, dan sedekah?
Sahabat menjawab" tentu mau!!!! Sabda Nabi:
" Yaitu mendamaikan diantara kamu, karena rusaknya
perdamaian diantara kamu adalah menjadi pencukur
yakni perusak agama".
( H. R. Abu Dawud dan Tirmidzi)
Kehidupan kita dewasa ini sering dihantui dengan permusuhan, perang dan sebagainya. Perang yang terus menghujani bumi yang suci ini bagaikan petaka yang tak habis- habisnya. Syeitan yang berbajukan manusia bernafsu menguasai dunia, unjuk gigi dengan peralatan super canggih telah menutup mata hatinya mereka.
Beberapa media baik koran, televisi sangat bersahabat dalam memberikan informasi untuk kita cermati. Tayangan perang ditelevisi kita jadikan sebagai hiburan, sedangkan tulisan di beberapa media cetak menjadi bacaan harian belaka. Mengapa kita tidak berusaha untuk menjadi penengah dalam hal tersebut, mendamaikan mereka yang bertikai lebih mulia dari pada menjadi penonton dibalik layar, bahkan Rasul mengatakan kemulian menjadi penengah itu melebihi puasa, shalat dan sedekah.
Menjadi penengah di kalangan mereka yang bertikai, memang hal yang sulit dan harus melalui berbagai jalan yang pelik. Tapi apa salahnya jika kita mencoba dan berusaha menciptakan perdamaian, bukankah Allah bersama kita lantas mengapa manusia yang harus kita takuti.
Harapan kita kepada para pemimpin, agar bisa menjadi penengah bagi setiap Negara yang bertikai bukan sebaliknya. Jadikanlah Negara kita, Negara yang cinta damai berdiri tegak laksana awan tampa tiang.
Allahu 'alam.
Saturday, August 26, 2006
Jangan Lemah
By: M. Tasar Karimuddin
Allah S. W. T berfirman: Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah kamu
Bersedih hati, padahal kamulah orang- orang yang
Paling tinggi, jika kamu orang- orang yang beriman.
( QS. Ali Imran: 139 )
Allah menegaskan kepada kita hambanya yang beriman untuk tidak lemah, cengeng atau takut hidup didunia ini, jika kita masih memiliki perasaan takut terhadap sesuatu maka perlu ditanyakan akan keimanan kita kepadaNYA.
Jika seorang hamba telah memiliki iman yang sempurna dalam dirinya, maka apapun bencana, rayuan, ujian dan cobaan yang ada dibumi dia hadapi dengan sabar. Tampa mengeluh, cengeng apalagi takut akan dia yang bisa memberatkan diri.
Allah telah menjamin kepada orang- orang yang beriman, untuk berdiri tegak dan tidak tunduk kepada hal yang berbau duniawi, bahkan Allah akan membantu mereka yang beriman. Panggilan Allah jelas kepada orang- orang yang beriman, bukan orang- orang islam? Karena yang sudah islam belum tentu beriman, sedangkan yang beriman sudah jelas keislamannya.
Saudaraku yang seiman dan seislam marilah berdiri tegak karna Allah, jangan takut sesuatu yang justru itu berasal darinya. Tempat yang paling tinggi telah dijanjikan oleh Allah terhadap kita, sekarang tergantung kita apakah mau untuk meraih atau menduduki tempat tersebut.
Allahu..’alam!!!
Allah S. W. T berfirman: Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah kamu
Bersedih hati, padahal kamulah orang- orang yang
Paling tinggi, jika kamu orang- orang yang beriman.
( QS. Ali Imran: 139 )
Allah menegaskan kepada kita hambanya yang beriman untuk tidak lemah, cengeng atau takut hidup didunia ini, jika kita masih memiliki perasaan takut terhadap sesuatu maka perlu ditanyakan akan keimanan kita kepadaNYA.
Jika seorang hamba telah memiliki iman yang sempurna dalam dirinya, maka apapun bencana, rayuan, ujian dan cobaan yang ada dibumi dia hadapi dengan sabar. Tampa mengeluh, cengeng apalagi takut akan dia yang bisa memberatkan diri.
Allah telah menjamin kepada orang- orang yang beriman, untuk berdiri tegak dan tidak tunduk kepada hal yang berbau duniawi, bahkan Allah akan membantu mereka yang beriman. Panggilan Allah jelas kepada orang- orang yang beriman, bukan orang- orang islam? Karena yang sudah islam belum tentu beriman, sedangkan yang beriman sudah jelas keislamannya.
Saudaraku yang seiman dan seislam marilah berdiri tegak karna Allah, jangan takut sesuatu yang justru itu berasal darinya. Tempat yang paling tinggi telah dijanjikan oleh Allah terhadap kita, sekarang tergantung kita apakah mau untuk meraih atau menduduki tempat tersebut.
Allahu..’alam!!!
Subscribe to:
Posts (Atom)